
BOGOR (berkasrakyat.com) – Kabupaten Bogor kembali menjadi saksi lahirnya penguatan gerakan keumatan melalui kegiatan Silaturahmi Ulama Forum Musyawarah Ulama (FORMULA) yang dirangkaikan dengan pembentukan kepengurusan FORMULA Kabupaten Bogor, peresmian Gedung Darul A’mal Center, serta peluncuran Koperasi Syariah Formula dan Santri, pada Ahad (17/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung khidmat serta dihadiri oleh Inisiator FORMULA Ma’ruf Amin, Ketua Umum FORMULA Arif Fahruddin, jajaran Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor, para alim ulama, pimpinan pondok pesantren, tokoh masyarakat, unsur pemerintah daerah, serta berbagai elemen umat Islam dari berbagai wilayah di Kabupaten Bogor.
Ketua panitia Gus Haji Ahmad Kusaeri, M.M., menyampaikan bahwa FORMULA hadir bukan hanya sebagai ruang silaturahmi ulama, tetapi juga sebagai wadah penguatan peran kiai, santri, dan cendekiawan muslim dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.
Dalam laporannya, Ahmad Kusaeri menegaskan bahwa tiga agenda besar yang diresmikan pada hari itu memiliki tujuan yang saling terhubung: memperkuat dakwah, membangun kemandirian ekonomi pesantren, dan menghadirkan pusat kegiatan umat yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Gedung Darul A’mal Center disebut tidak sekadar bangunan fisik, melainkan simbol hadirnya gerakan nyata untuk kemaslahatan umat.
Momentum penting dalam kegiatan tersebut terlihat saat Ketua Umum FORMULA, Dr. KH. Arif Fahruddin, memimpin konsolidasi sekaligus pembacaan ikrar FORMULA Kabupaten Bogor. Dalam ikrar tersebut:
- Siap menjaga dan mengembangkan Islam Wasathiyah dan nilai-nilai Aswaja
- Siap nenjaga dan mengawal proses Tafaqquh fid Diin di masyarakat.
- Siap menjadi perekat ulama (Khadimul Ulama) , umara (syarikul hukuman) , dan umat (Khadimul ummat)
Dalam sambutan dan arahannya, Prof. Dr. (H.C.) KH. Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa FORMULA dibentuk sebagai jawaban atas tantangan “Zamanul Iltibas” atau zaman penuh kesamaran, di mana masyarakat menghadapi derasnya arus informasi dan disrupsi sosial. Menurutnya, ulama dan santri harus hadir menjadi penyejuk sekaligus pencerah umat agar tetap menjaga akidah, akhlak, dan persatuan bangsa.
Beliau juga menekankan pentingnya membangun konektivitas lintas organisasi dan lintas generasi melalui semangat tauhidul harakah atau penyatuan gerakan. FORMULA disebut hadir bukan sebagai organisasi politik maupun organisasi massa, tetapi sebagai forum musyawarah yang fokus pada kemaslahatan umat dan penguatan moderasi beragama.

Puncak acara berlangsung saat Prof. Ma’ruf Amin meresmikan Gedung Darul A’mal Center melalui penandatanganan prasasti. Peresmian tersebut disambut antusias para tamu undangan yang berharap gedung tersebut dapat menjadi pusat dakwah, pendidikan, sosial, dan pengembangan ekonomi syariah bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
Tidak hanya itu, peluncuran Koperasi Syariah Formula dan Santri juga menjadi perhatian tersendiri. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi pesantren dan memberdayakan pelaku usaha umat dengan sistem ekonomi berbasis syariah.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dalam suasana penuh kekhusyukan. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan optimisme besar terhadap masa depan FORMULA sebagai wadah persatuan ulama dan penguatan gerakan keumatan.
Melalui kegiatan ini, FORMULA Kabupaten Bogor diharapkan mampu menjadi jembatan sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat dalam memperluas dakwah Islam yang moderat, memperkuat pendidikan umat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan.